STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR GURU SMP TAMAN DEWASA PRIGEN

 

 PERSIAPAN
A. Sebelum melaksanakan KBM guru harus membuat perangkat:
    1. Analisis Materi Pelajaran (AMP)
    2. Program Tahunan (Prota)
    3. Program Semester (Promes)
    4. Silabus
    5. Satuan Pembelajaran (Satpel) /Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
    6. Menyusun Rencana Perbaikan dan Pengayaan .
    7. Mempersiapkan alat peraga / sarana yang diperlukan selama PBM.
    8. Semua perangkat tersebut di atas diserahkan kepada Kepala Sekolah.

 PELAKSANAAN KBM
B. Penyajian Program :
    1.Seperempat menit sebelum  tanda bel masuk, siswa sudah memasuki ruangan,      

       dipimpin ketua kelas membaca surat Yasin .

    2. Pukul 07 .00. Tanda bel berpunyi. Guru memasuki ruangan kelas.

    3. Sebelum KBM Guru mengecek kebersihan dan tata ruang kelas dikondisikan sesuai

    kebutuhan
   4. Sebelum KBM Guru mengecek kehadiran siswa di dalam kelas.
   5. Melaksanakan appersepsi, dan mengawali pembelajaran dengan baik.
   6. Memberikan informasi tentang KD/ Indikator/ hasil belajar yang ingin dicapai siswa /

    kegiatan PBM yang akan dilaksanakan dengan siswa.
   7. Memberi motivasi kepada siswa , memberi pengarahan dan bimbingan terutama

    kepada siswa yang mengalami kesulitan selama PBM.
    8. Menggunakan strategi pembelajaran sesuai KD / metode pembelajaran yang sesuai.
    9. Menggunakan alat bantu / peraga sesuai dengan keperluan.
    10. Mengkondisikan siswa aktif pada situasi belajar yang menyenangkan dan kondusif.
    11. Melaksanakan PBM sesuai dengan alokasi waktu yang telah direncanakan.
    12. Melaksanakan evalusi belajar.
    13. Melaksanakan analisis hasil belajar.
    14. Melaksanakan perbaikan / pendalaman / pengayaan disesuaikan dengan kondisi

      siswa.
    15. Mengunakan bahasa pengantar yang sesuai dengan baik dan sopan sesuai kaidah   

           dan   tatakrama sekolah.
    16. Membuat kesimpulan, evaluasi, Umpan balik, tugas kepada siswa sebagai tindak

      lanjut.
    17. Mengakhiri PBM dengan baik dan sesuai dengan alokasi waktu.
     18. Menegakkan Tata Tertib Siswa, Tata Tertib Guru dan Karyawan .

 

 KEGIATAN LAIN-LAIN:
1. Membuat alat tes / laporan Analisis Ulangan Harian .
2. Membuat laporan hasil perbaikan / remedial dan pengayaan .
3. Melaksanakan Ulangan Umum / Blok / UN / US dengan adminstrasinya sbb:
    a. Membuat Kisi-kisi Soal
    b. Menyusun soal
    c. Menganalisis Soal
    d. Membuat / Melaksanakan program remedial dan pengayaan.
     e. Membuat laporan Target Kurikulum dan Daya Serap.
     f. Membuat laporan hasil ulum /Ulangan Kenaikan Kelas / UN / US.
4. Bertugas sesuai dengan SK Kepala Sekolah dalam kegiatan kepanitiaan di sekolah.
    Kepala Sekolah,

 

GURU PIKET SMP TAMAN DEWASA PRIGEN
1. Hadir di sekolah pukul 06.30 s.d. 13.15 WIB.
2. Membunyikan bel masuk dan keluar / pergantian jam pelajaran di kelas;
3. Mengisi laporan guru piket / administrasi yang diperlukan;
4. Memeriksa dan mencatat ketidak hadiran guru yang seharusnya mengajar dan TU;
5. Mencatat atau mengisi laporan mengenai tugas-tugas dari guru yang tidak hadir, untuk

    dilanjutkan oleh guru piket yang bertugas keesokan harinya, bila guru tersebut tidak

    hadir lebih dari satu hari;
6. Menegur siswa yang melanggar peraturan tata tertib sekolah;
7. Melarang siswa yang bermain bola pada jam belajar, walaupun kelasnya bebas;
8. Merekapitulasi presensi dan membuat prosentase ketidakhadiran siswa lengkap dengan

    alasan;
9. Mengatur kelancaran KBM di kelas, bila ada guru yang berhalangan hadir maka

    petugas piket memberikan tugas;
10. Mengisi jam-jam kelas yang kosong dengan pelajaran yang sesuai jadwal;
11. Mengamankan hasil pekerjaan siswa untuk diserahkan kepada guru yang

      bersangkutan;
12. Mencatat siswa yang terlambat/ melanggar aturan sekolah;
13. Jika siswa terlambat 30 menit / tidak diizinkan masuk oleh guru di kelas, maka siswa

      disuruh menunggu di ruang tamu/ tempat yang telah ditentukan;
14. Memberikan surat izin pulang sebelum waktunya / keluar sekolah pada jam pelajaran

      berlangsung setelah mendapat izin terlebih dahulu dari guru pengajar pada jam

       tersebut dan dari kepala sekolah;
15. Mengawasi ketertiban dan kebersihan lingkungan sekolah;
16. Memberi bantuan kepada orang tua / tamu yang berkepentingan dengan salah seorang

      guru atau siswa;
17. Mengawasi siswa yang keluar (kabur) / di luar kelas pada saat KBM berlangsung.
18. Ikut membantu memberikan informasi untuk kepentingan BK.
19. Mencatat kejadian-kejadian penting, untuk segera dilaporkan kepada kepala sekolah

 

TUPOKSI WALI KELAS SMP TAMAN DEWASA PRIGEN

TUPOKSI WALI KELAS

1. Wali Kelas membuat perangkat administrasi kelas, berupa :

a. Membuat struktur organisasi kelas;
b. Menyusun motto di kelasnya mengacu pada visi,misi, tujuan dan strategi sekolah;
c. Memilih dan menetapkan perwakilan kelas
d. Membuat daftar piket siswa ;
e. Membuat daftar pelajaran kelas;
f. Membuat denah tempat duduk siswa;
g. Membuat papan absensi kelas;
h. Mengisi buku absensi siswa;
i. Mengisi agenda kelas siswa;
j. Mengisi buku legger;
k. Mengisi buku laporan pendidikan ( Rapor);
l. Membuat statistik bulanan siswa;
m. Membuat dan mengisi buku kasus siswa / anekdot record.
n. Membuat Tata Tertib Kelas;
o. Membuat inventaris sarana kelas;
p. Membuat surat panggilan orang tua / pengunduran diri siswa jika diperlukan.
q. Membuat buku catatan kunjungan orang tua siswa, mengisi catatan pribadi siswa.

2. Memelihara dan menjaga kebersihan kelas.
3. Membagikan buku laporan pendidikan (Rapor).
4. Mengkoordinir iuran kelas;
5. Mengkoordinir kebutuhan sarana kelas;
6. Membantu guru BK dan mengadakan home visit bagi siswa yang bermasalah/ perlu

    mendapat perhatian / bimbingan penuh;
7. Membuat catatan khusus tentang siswa;
8. Memotivasi siswa tentang kehadiran, prestasi, penghargaan dalam pembelajaran siswa

    mencapai tujuannya.
9. Memotivasi siswa untuk mengembangkan bakat, minat dan menggali potensi siswa

    dalam belajar.
10. Membuat grafik nilai akademis persemester.
11. Membantu tugas guru dalam pembelajaran dan membina budi pekerti siswa.
12. Mencatat dan mendokumentasikan mutasi siswa.
13. Membuat laporan bulanan, semesteran dan tahunan ( Laporan Kenaikan Kelas).
      Kepala Sekolah,

 

 

 

 

 

Program Keagamaan SMP Taman Dewasa Prigen

Program Keagamaan
SMP Taman Dewasa Prigen menyelenggarakan program pengembangan tambahan dalam kegiatan keagamaan dengan tujuan meningkatkan kualitas pemahaman dan pengamalan agama, dapat menjalani kehidupannya sehari-hari sebagai siswa secara efektif, kreatif, dan dinamis, serta memiliki kecakapan hidup untuk masa depan karir dalam: Beriman dan bertakwa terhadap Tuhan YME, Perwujudan diri kearah dimensi spiritual, Pengambilan keputusan berdasarkan IQ, EQ, dan SQ, dan Pengaktualisasian diri secara optimal.
Kegiatan
Adapun kegiatan program tersebut adalah:

Pada setiap Awal Pelajaran

–          Membaca Surat Yasin bersama di pimpin Ketua kelas

–          Berdoa Bersama

Pada Hari Jumat Pagi:
• Shalat Taubat
• Shalat Dhuha dan sholat hajat
• Membaca Al-Qur’an (Surat Yasin)
• Istoghosah dan Tahlil
• Siraman rohani

 

Pada Setiap hari besar Islam

–          Cerdas cermat tentang ke islaman

–          Lomba baca Puisi

–          Lomba pidato /ceramah

–          Lomba kaligrafi

–          Ceramah Agama oleh Guru agama di sekolahan /mendatangkan Usatat dari luar

• Kegiatan pengembangan keagamaan dapat dilaksanakan secara rutin, spontan dan terprogram. Rutin dan spontan dapat dilakukan oleh warga sekolah, sedangkan terprogram dilaksanakan melalui perencanaan oleh guru BK/guru mata pelajaran maupun tenaga pendidik lainnya sesuai dengan program yang akan dilaksanakan.
• Penilaian dapat dilakukan dengan mengamati/observasi terhadap perilaku siswa sehari-hari dan pada waktu melaksanakan kegiatan.

 

 

 

Memahami Kegiatan Remedial dan Pengayaan untuk Perbaikan Pembelajaran

Memahami Kegiatan Remedial dan Pengayaan untuk Perbaikan Pembelajaran Kegiatan remedial adalah kegiatan yang ditujukan untuk membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam menguasai materi pelajaran. Sesuai dengan pengertiannya, tujuan kegiatan remedial ialah membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dalam kurikulum yang berlaku.
Dalam kaitannya dengan proses pembelajaran, fungsi kegiatan remedial adalah:
1. memperbaiki cara belajar siswa dan cara mengajar guru (fungsi korektif);
2. meningkatkan pemahaman guru dan siswa terhadap kelebihan dan kekurangan dirinya (fungsi pemahaman);
3. menyesuaikan pembelajaran dengan karakteristik siswa (fungsi penyesuaian);
4. mempercepat penguasaan siswa terhadap materi pelajaran (fungsi akselerasi); dan
5. membantu mengatasi kesulitan siswa dalam aspek sosial-pribadi (fungsi terapeutik).

Perbedaan kegiatan remedial dari pembelajaran biasa terletak pada pendekatan yang digunakan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Kegiatan remedial direncanakan dan dilaksanakan berdasarkan kebutuhan individu atau kelompok siswa. Sedangkan pembelajaran biasa menerapkan pendekatan klasikal, baik dalam perencanaan maupun dalam pelaksanaannya.
Kegiatan remedial dapat dilaksanakan sebelum kegiatan pembelajaran biasa untuk membantu siswa yang diduga akan mengalami kesulitan (preventif); setelah kegiatan pembelajaran biasa untuk membantu siswa yang mengalami kesulitan belajar (kuratif); atau selama berlangsungnya kegiatan pembelajaran biasa (pengembangan).
Dalam melaksanakan kegiatan remedial guru dapat menerapkan berbagai metode dan media sesuai dengan kesulitan yang dihadapi dan tingkat kemampuan siswa serta menekankan pada segi kekuatan yang dimiliki siswa.
Langkah-langkah yang harus ditempuh dalam kegiatan remedial adalah:
1. analisis hasil diagnosis kesulitan belajar,
2. menemukan penyebab kesulitan,
3. menyusun rencana kegiatan remedial,
4. melaksanakan kegiatan remedial, dan
5. menilai kegiatan remedial.

Kegiatan Pengayaan
Kegiatan pengayaan adalah kegiatan yang diberikan kepada siswa kelompok cepat agar mereka dapat mengembangkan potensinya secara optimal dengan memanfaatkan sisa waktu yang dimilikinya.
Kegiatan pengayaan dilaksanakan dengan tujuan memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperdalam penguasaan materi pelajaran yang berkaitan dengan tugas belajar yang sedang dilaksanakan sehingga tercapai tingkat perkembangan yang optimal.
Tugas yang dapat diberikan guru pada siswa yang mengikuti kegiatan pengayaan di antaranya adalah memberikan kesempatan menjadi tutor sebaya, mengembangkan latihan praktis dari materi yang sedang dibahas, membuat hasil karya, melakukan suatu proyek, membahas masalah, atau mengerjakan permainan yang harus diselesaikan siswa. Apapun kegiatan yang dipilih guru, hendaknya kegiatan pengayaan tersebut menyenangkan dan mengembangkan kemampuan kognitif tinggi sehingga mendorong siswa untuk mengerjakan tugas yang diberikan.
Dalam memilih dan melaksanakan kegiatan pengayaan, guru harus memperhatikan:
1. faktor siswa, baik faktor minat maupun faktor psikologis lainnya,
2. faktor manfaat edukatif, dan
3. faktor waktu.

Prigen, 14 Juli 2012

Kepala SMP Taman Dewasa Prigen

 

 

 

Ki.Sonhaji Mutiallah,S.Pd.M.MPd