Gambar                Gambar

JELAJAH SEJARAH PERGURUAN TAMANSISWA PRIGEN

Pada tanggal 5 November 2013, atau bertepatan tanggal merah/hari libur , tahun baru hijriah (1 Muharam 1435 h). . SMP Taman Dewasa Prigen dan SMA Taman Madya Prigen, menggelar acara Jelajah Sejarah. Tujuan acara ini adalah untuk mengajak siswa-siswi baik SMP maupun SMP di Perguruan Tamansiswa Prigen, mengetahui perkembangan sejarah di Indonesia atau khususnya wilayah sekitar Pasuruan. Kebetulan lokasi yang kita tujuh adalah bernama Indrokilo atau terkenal dengan petilasan/pertapaan Eyang Arjuna. Acara ke Indrokilo adalah awal dari pelaksanaan Jelajah Sejarah Di Perguruan Tamansiswa Prigen.Dan acara ini ternyata diikuti sekitar 30 siswa-siswi dan 5 Pembimbing . Start di mulai dari sekolah Pk. 08.00, dan sampai di desa Dayu Rejo dusun Talonnongkoatau tepatnya di pintu gerbang masuk tujuan Indrokilo pukul, 09.00. Perjalanan untuk mencapai Indrokilo/puncak gunung ringgit bagian selatan timur, cukup melelahkan jalannya jukup terjal, naik, dan berdebu dan penuh tantangan. Tapi pemandangannya cukup mengasyikkan.Waktu tempuh sekitar 3 Jam atau kurang lebih menempuh jarak 10 Km. Sebagian besar siswa-siswi dan beberapa pamong nyampai lebih dulu sekitar 2,5 jam tepatnya jam 11.30. Sedang saya dan lima siswi sampi sekitar 3,15 Jam. Sampai di sana lengkap , kita makan bersama di sekitar petilasan. setelah itu kami meminta Juru kunci , Indrokilo menceritakan sejarah petilasan Eyang Arjuna, sayang Hampir semua siswa-siswi tidak paham bahkan Para Pamong juga tidak memahami jalan ceritanya, karena juru kunci menggunakan bahawa jawa wayangan. Berikut Foto Petilasan di Indrokilo Gambar

Foto Saat siswa-siswi mendengarkan cerita dari Juru kunci, di Lokasi Pertapaannya Eyang Arjuna, di Belakang saya Gambar

Foto Petilasan Eyang Panji Saputro Gambar

Foto Pertapaan Betoro Mentorogo /betoro Endro yang kita kenal dengan Indrokilo Gambar

Foto Makam /Patung Celeng Srenggi. Konon ceritanya Celeng Srenggi adalah anak dari Eyang Arjuna yang di sabdo jadi seekor Celeng, karena tidak berbakti pada Orang tua(Eyang Arjuna), dan selalu berbuat kejelekan dan berani pada orang tua. Gambar Gambar

Foto beberapa Gentong, ada 44 Jumlah gentong di sebelah timur dan sebelah selatan petilasan betoro Endro. Konon ceritanya tempat ini dulunya di gunakan mandi oleh beberapa Bidadari. Dari lokasi Pertapaan Eyang Arjuna kita berjalan sekitar 500m Menuju CandiLaras tempat Petilasannya Eyang cindelaras dan gua Gumitir.. Gambar

Perlu Kami informasikan bahwa Indrokilo ini sering di datangi oleh penganut kepercayaan , pada hari keramat, terutama di bulan sura banyak sekalih orang berdatangan kesana, hampir semua penganut kepercayaan di seluruh Jawa Timur, bahkan ada yang jauh dari bandung juga datang ke sana untuk mencari berkah. Semoga Jelajah sejarah  yang pertama kita lakukan ini, membawa kita, anak-anak dan para pamong akan lebih menghargai sejarah dan kebudayaan nenek moyang kita. SALAM DAN BAHAGIA